Kamis, 29 Oktober 2009

MEWARNAI


kkd

Kamis, 22 Oktober 2009

PEKAN UTS 1 SD PURBA ADHI SUTA

Tujuan pembelajaran di sekolah adalah tercapainya target kurikulum yang telah ditetapkan yang berbentuk Kriteria Kelulusan MinimalDalam hal ini sekolah mengadakan Ujian Tengah Semester 1. Kegiatan rutin ini merupakan salah satu kegiatan evaluasi terhadap pembelajaran yang telah berlangsung selama 3 bulan. Kegiatan ini meliputi beberapa tahap yaitu:
  1. Persiapan
  2. Pelaksanaan
  3. dan evaluasi
1. Tahap persiapan
Tiga hari sebelum pelaksanaan siswa diberi pengarahan dan motivasi untuk mengikuti kegiatan Ulangan Tengah Semester 1. Siswa harus dipersiapkan secara keseluruhan. Kegiatan UTS yang akan dilaksanakan juga diberitahukan kepada orang tua, hal ini merupakan suatu jalinan hubungan yang sinergi antara sekolah dan orang tua siswa.
2. Tahap Pelaksanaan
Hari pertama sebelum pelaksanaan kegiatan Ulangan Tengah Semester 1 diawali dengan pembacaan tata tertib didepan kelas/ditempel untuk diketahui oleh siswa. Pelaksanaan UTS berjalan dengan baik dan lancar, kendala-kendala kecil yang menjadi batu sandungan bagi pelaksanaan kegiatan ini dapat diatasi dengan kerjasama yang baik antar guru.
berikut ini adalah foto-foto pelaksanaan Ulangan Tengah Semester 1:


UTS olahraga


Sensori Integrasi





IDENTITAS

Nama                  : Ida Farida
Tmpt/lahir       : 10 mei 1957
Alamat               : Jakarta
Pendidikan       : S 1 Psikologi Pendidikan
Riwayat Pekerjaan:
Th. 1981 : Perwira pertama Angkatan Darat (Kowad) mengahiri masa Ikatan Dinas tahun 1987.

Th  1987 : menjadi pegawai Negeri Di Pusdiklat Pegawai Depdiknas

Th  1997 : diminta membantu  Ibu Atie Djoyonegoro (alm) melaksanakan pelatihan guru-guru Se Indonesia yang  diselenggarakan dan kerjasama dengan Yayasan Pantara, Pusdiklat Depdiknas dan Direktorat pendidikan Dasar Depdiknas

Th.1998  :  Diperbantukan oleh Pusdiklat Pegawai Depdiknas Bekerja Di Yayasan Pantara dan menjadi Kepala Sekolah Pantara ( Sekolah anak-anak Kesulitan Belajar )


Th.2002  : (Mei) mengundurkan diri  Yayasan Pantara

Th.2002   (Juli) mendirikan sekolah Purba Adhika/Yayasan Purba Adhi  ( Sekolah Anak-anak berkebutuhan khusus) sebagai    pendiri dan sebagai Kepala Sekolah Jl. Karang Tengah 1 No 31 Lebak Bulus Jakarta Selatan  hingga kini masih eksis

Th.2008  : ( Nop) Mengundurkn diri ( Pensiun Dini ) dari pegawai Negeri Sipil Pusdiklat Depdiknas

Th.2009  : Mendapat Kepercayaan dari Yayasan Purba Adhi ( Bapak Purbadi Hardjoprajitno sebagai ketua Yayasan ) untuk membantu dan menangani sekolah Inklusi SD Purba Adhi Suta dengan alamat. Jl. S. Parman Purbalingga Jawa - Tengah.

Saat ini merangkap menangani 2 sekolah yaitu SD. Purba Adhika dan SD. Purba Adhi Suta. Sebagai tim kerja dalam mendirikan sekolah Purba Adhika maupun Purba Adhi Suta adalah Ibu Elanda Rostina Tambunan yang berperan sebagai Kepala Program.


Suka Duka mengelola sekolah Khusus :
secara materiil cukuplah buat biaya hidup satu bulan tapi banyak kawan mengatakan  ketika saya memutuskan keluar Pensiun  dari pegawai Negeri Sipil. mereka  mengatakan bahwa saya adalah orang yang kurang kerjaan dan cenderung gila dengan alasan mereka bahwa yang normal aja banyak kok, mau-maunya ngurusin yang dis... dis.. dis...

Sukanya banyak sekali ( kepuasan batin ) yang tidak ternilai harganya, banyak hal yang menjadi keyakinan saya bahwa anak-anak yang pernah saya tangani adalah sesuatu yang berharga, dan indah  walaupun masih banyak yang belum tertangani dengan baik, mungkin bagi yang tidak pernah tau atau yang mau tau tentang anak Kesulitan dalam Belajar, kesulitan dalam pemahaman kesulitan dalam bicara dan komunikasi  kesulitan dalam sosialisai dll. dapat sharing atau mungkin saya dapat merekomendasikan kepada anda yang lebih ahli tentang anak-anak yang ada di sekolah kami, bersambung..........
 

Rabu, 21 Oktober 2009

GEDUNG PURBA ADHI SUTA


SELAYANG PANDANG

SD Purba Adhi Suta merupakan salah satu Sekolah Dasar Inklusi di Kabupaten Purbalingga. SD Inklusi adalah Sekolah yang menerima Anak Kesulitan Belajar diamana pembelajaran di kelas disesuaikan dengan karakter masing-masing anak. Karakter yang dimaksud merupakan sesuatu yang melekat pada siswa dan harus digali untuk mengetahui metode yang digunakan untuk menangani siswa tersebut. 

Berikut ini adalah gambaran anak berkebutuhan khusus dalam pemebelajaran sehari-hari:


 

 

anak kelas 1 a